NASKAH TEATER
“Tribulation of us”
Oleh:
KELAS : X MIPA 5
SMAN 5 MAKASSAR
2017
Na :
Kel
Revisi tanggal 15-03-2017
Pada suatu hari
cerah, Michael pergi ke SMA barunya untuk melakukan kegiatan ospek.
Michael : “males
banget gue” pintanya sembari menghela napas. Michael melihat murid baru lainnya
berdiri di tengah lapangan sembari mendengar instruksi senior-seniornya.
Michael : “apaan
coba disuruh berdiri dibawah terik
matahari” *mengipas kepalanya sembari mengelap keringatnya”
Seniornya melihat
muka masam Michael sehingga dia memanggil Michael untung berdiri di depan murid
lainnya.
Senior 1 (Andri) :
Lo yang berdiri paling belakang, iya yang cowo. *sembari menunjuk-nujuk
Michael*
Michael melihat
senior itu menunjuk dirinya dan menyadari itu.
Michael : *menunjuk
dirinya sendiiri* gue?
Andri : iya lo yang
nunjuk diri sendiri, maju kedepan.
Michael maju
kedepan sembari mengoceh kecil. “kok gue sih”
Saat berdiri di
depan seniornya dia bertanya.
Michael : ada apa
manggil gue?
Andri : judes
banget sih lo ngomong sama senior lo.
Karena michael
tidak ingin membuat keributan (setidaknya tidak pada hari pertamanya) dia pun
minta maaf.
Michael : terus
kalau gue judes, emangnya kenapa??!!
Andri, seniornya
sudah dibawa emosi. Akhirnya dia menghukum Michael.
Andri : kurang ajar
banget lo, masih hari pertama sudah gini ya sama senior lo. Sekarang lo push up
50 kali.
Sembari Michael
push up, berdiri di dekatnya gadis bernama Angel yang ketawa melihat kelakuan
Michael.
Senior 2 (Mita)
melihat Angel ketawa dan langsung memanggil dia ke depan.
Mita : eh lo yang
ketawa, sini maju
angel seketika
terdiam.
Angel : ha?
S-s-s-saya kak?
Mita : iya lo maju
ke depan
Angel pun dengan
bergegas ke depan.
Mita : lo kenapa
tadi ketawa tawa?
Angel : nggh ngga
kak
Mita melihat dia
dari atas ke bawah.
Mita : jangan boong
lo, jelas jelas gue liat lo ketawa tadi.
Angel : hm kak, aku
gak lagi ketawa. Beneran kak Cuma batuk saja tadi.
Mita : lo pikir gue
tuli apa? jelas jelas tadi gue
lihat lo
ketawa, memang ada batuk yang bunyinya haha begitu ?
Angel pun kehabisan
kata dan akhirnya terdiam dengan segala serangan kata dari seniornya.
Mita : kok diam ?
sudah kehabisan kata kata ?
Mita dengan tatapan
sinisnya menatap Angel.
Mita : lo? Mendekat
ke gue. *mita menggerakkan jemarinya sembari menatap Angel dengan sinis dan
sesekali tersenyum jahil*
Angel : eh i-i-iya
kak. *mendekati mita dengan sedikit menunduk*
Mita : sebagai
hukuman, lo liatkan cowo yang lagi push up itu?
ungkapin perasaan lo seolah olah lo cinta banget sama dia.
Angel : “DEG” ya
ampun, kok hukumannya gini? *berbicara dalam hati* tapi kak...
Mita ; ngak ada
tapi tapian , kita ngak punya waktu banyak sebaiknya lo cepat,sebelum gue
nambahain hukaman buat lo
Angel; i.i.i.iya
kak tapi
Mita ; ngak usah
cari alasan ,, cepat ungkapin di depan cowo tadi
Angel; iya kak*
angelpun mengambil pulpen dan kertas didalam tasnya dan mulai membuat puisi *
Sembari Angel
membuat puisi cinta buat Michael, Michael sudah mencapai push ke 43.
Andri menghitung
setiap push up yang dilakukan Michael.
Andri : 44, cepetan
bambang
Andri : 45, 46 ,47,
48, 49, 50!
Michael terengah
engah sembari membaringkan dirinya di lantai lapangan
Andri : jadi begini
jadinya kalau kalian kurang sopan sama senior!
Andri melihat Angel
berjalan mendekat ke arahnya
Angel : Permisi
kak...
Andri : ngapain lo
kesini?
Angel : a-anu kak,
kak Mita nyuruh aku bikin surat cinta buat si cowo itu.
Andri : kenapa ga
buat gue saja? *goda andri*
Mita melihat itu
dan menginterupsi
Mita : apasi lo
Dri, yaudah Angel lo ke cowo itu deh. Bacain yang gede.
Angel pun berjalan
ke Michael yang terbaring di lantai
Angel : psst
Angel : psst
Michael pun menoleh
ke Angel
Michael : apasi lo
psst psst kek kucing saja
Angel : itu meowww...
Michael : bodo ah, mau apa?
Angel : aku disuruh
buat surat cinta buat kamu
Michael nyengir
sambil berkata “ ada ada saja, yaudah buruan cepet gue cape”
Angel; *menarik
nafas panjang dan mulai membacakan surat cintanya*
“ sejak pertama
kali melihatmu di hari ini, mata ini tak mau beralih pada yang lainnya ataupun
titik lainnya. Dimana tak mau beralih dan beranjak dari sekian banyak yang
menawan, hanya satu titik yang tidak ingin ku abaikan, tak ingin membuat bola mata
ini bergerak. pesona yang sungguh menyemangatiku, tak ada yang lebih semangat
daripada mengintip hadirmu diantara gerakku. Maafkan aku karena mengagumimu,
tetaplah menjadi semangatku”
Semua murid :
cie... cie.. *semua murid bersorak *
Mita : DIAM LO SEMUA!!
(mita menginterupsi
junior lainnya yang bersorak tadi, bersamaan dengan itu, dialog michael teetap
berjalan)
Michael : sudah
bacanya ? begitu doank ? biasa saja tuh * sembari tersenyum kecil dan memasang
wajah angkuhnya* (dengan nada
meremehkan,)
Angel : *dengan
wajah merona menahan malu , ia pun menutup wajahnya dengan kertas tadi *
Michael pun meninggalkan Angel dengan jantung yang berdebar debar dan
sesekali tersenyum.
Keesokan harinya disekolah setiap siswa sibuk mencari kelasnya masing-masing dan disaat yang sama michael tengah menerobos kerumunan siswa
dengan sedikit berlari tanpa memerhatikan apa yang ada didepannya tanpa sengaja
menabrak seseorang (semua siswa saat itu, sedang melihat papan pengumuman
pembagian kelas)
Angel; aduh..*terjatuh dan merintih kesakitan*
Shafirah : lo gak apa-apa kan?
Angel : kamu itu kalau jalan santai saja donk, ngak liat apa kalau ada
orang didepan ? punya mata ngaksih? *mengomel sambi menepuk roknya yang kotor
tanpa melihat sang pelaku yang membuatnya jatuh
Shafirah : iyya, lo itu kalau
jalan pakai mata dong, rese banget sih.
(sambil menatap sinis ke arah michael, shafirah membantu angel
untuk berdiri, )
Michael; lagian lo juga ngapain ada disamping gue
Angel; *dengan emosi berdiri* mana aku tahu kalau kamu mau lewat lagian
situ yang salah, jalan kok ngak liat-liat
Michael : *dengan wajah kesal ia pergi tanpa menghiraukan angel*
Angel; *dengan wajah yang sama kesalnya ia pergi *
Di tempat lain michael telah menemukan kelasnya dan mendapatkan teman
baru
Michael ; gue boleh duduk disini ngak ?
Eddy ; eee.. yeah sure, you boleh duduk disebelah gue.
Michael ; oke *sambil menaruh tasnya dibangku dan mengobrol dengan
eddy* eh dari smp mana lo? Kok logat lo kayak gitu?
Eddy ; oh gue lulusan junior high school di luar negri, papi gue
kerjanya disana pokoknya jauh banget
Michael ; wow hebat luh ,emangnya dimana ?
Eddy ; di Miami, Florida
Michael ; senang berkenalan denganmu
Eddy: sst sudah ada guru nih
Bu intan : selamat pagi anak2, Saya wali kelas kalian, ada yang tahu
nama saya?
Dan disaat bersamaan munculah
seorang murid dari pintu kelas
Terlihat angel yang terengah engah sehabis lari dari gerbang sekolah
Angel : maaf bu saya telat
Bu Intan : karena ini hari pertama kamu belajar saya akan toleransi.
Besok besok jangan diulangi
Angel : baik bu
Bu Intan : duduk sebelah gadis yang kursinya masih kosong cepat
Akhirnya gadis duduk di sebelah gadis yang akhirnya mereka berkenalan
bernama Chelsea
Michael melihat Angel sambil berkata “gadis itu lagi”
Eddy : emangnya kenapa dengan
gadis situ?
Michael : ngak kok, kamu kenal dengan gadis itu?
Eddy : gue dengar-dengar namanya angel.
Beberapa hari
kemudian setelah, Michael dan Angel masih saling menatap sinis satu sama lain.
Entah kenapa, teman – teman mereka mulai menyadarinya.
Chelsea : lo sama
si michael ada apa sih? Jutek banget satu sama lain.
Angel : gatau itu
dia, lagi M kali
Chelsea tertawa
mendengar perihal itu
Chelsea : um tapi
menurut gue dia ganteng sih
Angel : sudah gausah dibahas lagi ya, penging
tahu telinga aku omongin dia.
Chelsea : hm yaudah gue gak bakal omongin dia
lagi.
Selesai dengan pembicaraan yang terkesan
kurang enak ditelinga Angel, Chelsea pun kembali melanjutkan aktivitasnya dan
mendiami Angel yang tampak kesal.
Waktu terus berjalan dan jam dinding terus
berputar, pertemuan hari ini pun berakhir dan semua siswa pun bergegas pulang.
Pada suatu malam hari Angel pulang dari
sekolah sehabis melakukan tugas kelompok.
Jalan pada malam itu sangat sunyi dan akhirnya
di bawah lampu di ujung jalan Angel melihat sosok seorang cowo.
Angel merasa takut akan hal itu, dia mulai
berjalan mundur sampai seketika dia merasakan ada yang menahannya dari
belakang.
Penjahat 1 : mau kemana cantik?... tanya si
penjahat itu sembari ketawa kecil
Angel : tolong lepasin saya...ucap angel
sembari mencoba melepaskan dirinya dari cengkaraman penjahat itu
Penjahat 2 : kami ga akan menyakitimu
sayang...
Angel : *merintih kesal* “tolong lepasin a
!”
Penjahat 1 : kalau kamu tetap bergerak dan
berteriak, kami akan memaksamu! *teriak penjahat*
Seketika terdengar suara dari belakang para
penjahat itu
Michael : ada apa ini?!!
Penjahat 2 pun menyodorkan pisau tajamnya ke
arah michael.
Penjahat 2 : pergi kau dari sini bocah
ingusan!
Michael: *sembari tertawa kecil* idihh ingusan, lepasin dia
atau kalian akan menanggung akibatnya
Penjahat 1 : *melihat temannya dan tertawa*
yaudah Andi, dengan terpaksa kita harus melenyapkan si bocah ini
Penjahat 1 dan 2 pun menyerang Michael sekuat
tenaga. Michael pun menghindari dan melawan balik penjahat itu
Akhirnya penjahat penjahat itu kalah
Menatap Angel dengan rasa sedih.
Michael : angel kamu gapapa?
Angel : *memegang pundak angel* aku gatau apa
yang terjadi kalau gaada kamu
Michael : tidak
apa Angel, kamu aman sekarang. *mengusap kepala Angel dengan lembut dan
tersenyum* (sambil jalan )
Sambil merangkul
angel, michael berjalan ketengah panggung, tiba2 suara langit bergemuruh, dan
suara hujan mulai... akhirnya michael membuka jaketnya untuk melindungi angel
dari hujan. (sambil jalan cepat) ~~~~ di scene ini, michael dan angel improvisasi...
sekitar 2 menit sampai suara hujan berhenti.
Lama kelamaan timbullah rasa cinta di antara
mereka, seiring berjalannya waktu rasa cinta itu semakin besar. (latarnya taman )
Michael : Ngel, tahu nggak?
Angel : gak, kenapa emangnya hm? (sambil main
hp)
Michael : makanya dengar dulu. *sembari
mengambil hp dari genggaman tangannya angel
Angel pun menolehkan kepala kearah Michael
yang sedari tadi tidak bisa diam. Tidak seperti biasanya. Kali ini michael
terlihat sedikit berbeda.
Michael : Angel, dengerin dulu dong !
Angel : iya ini sudah di dengerin kok, kamu
mau ngomong apa Michael ?
Michael : saat ini, ada enggga yang seseorang
yang kamu suka?
Angel : *Terkejut mendengar perkataan michael*
tidak ada, kenapa kamu tanya kayak gitu?
*michael bertingkah aneh* (salting)
Angel : michael, kenapa tingkah kamu aneh
sekali? *mencurigai michael
Michael : Kamu ingin tahu kenpa? Baik, akan
kuceritakan
*Berlutut didepan angel, sembari
mengeluarkan seikat bunga
~~~~Musik
“Nothings gonna change my love for you” diputar
bersamaan saat michael berlutut,~~~
Michael : hm, Angel ?ee.. Jadian yuk? Aku gak tahu cara ngerangkai kata
yang bener. Tapi aku benar2 nyaman sama kamu. I want to be first and
last for you.
Angel : Berhenti bercanda michael, aku bukan
orang yang cocok buat kamu.
Michael menunduk dan menghela nafas pelan.
Michael : aku serius angel.
Angel : eem.. apa kamu serius dengan perasaan
kamu? Aku hanya takut jika suatu saat kamu bosan dengan aku dan kamu bkal
ninggalin aku
Michael berdiri dan memegang pundk Angel
Michael : aku bakal mencintai kamu Ngel, aku
gak bakal ninggalin kamu. Aku janji
Angel tersenyum dan mengusap tangan Michael
yang berada dilututnya itu. Dengan anggukkan pelan sambil mengiyakan semua
pernyataan Michael.
Michael : wah? Serius? Terima kasih banyak
Angel.
~~~Di
scene ini, Angel dan Michael improvisasi sampai lagu habis~~~~
----------------------------------------------------------------------------------------------
Setelah sekian lama memendam semuanya,
akhirnya hubungan mereka pun berjalan dengan lancar. Suka dukanya dirasakan
bersama pahit manisnya kehidupan sekolah dirasakan bersama. Hingga akhirnya
ditahun ke 3 masa sekolah mereka... (latar taman ) (baju terganti)
Angel : Michael?
Michael : hm? ada apa ?
Angel : setelah ini kamu mau lanjut dimana?
Michael : aku pengen jadi kapten dan
mengarungi luasnya samudera, aku bakal bawa kamu keliling lautan didunia ini.
Angel : wah bagus, aku suka keinginanmu. Apa
lagi yang kamu impikan ? ayo ceritakan ke aku.
Michael : aku bakal jadi kapten kamu, aku mau
ngelindungin kamu dan jadi popeye buat kamu. Aku mau bahagiain keluarga aku,
mama, papa, dan saudara aku. Aku pengen liat indahnya ciptaan Tuhan. Tapi
otomatis kita bakal jauh dan aku gak mau pisah dari kamu.
Angel : Gak boleh! Pokoknya kamu harus capai
semua itu, kamu itu cerdas, apalagi impian kamu itu bagus banget. Aku bakal
nungguin kamu. Entah berapa lama, aku rela tunggu. Kita kan sama sama berusaha.
Pokoknya kamu harus jadi kapten buat aku.
Michael menggenggam tangan Angel dan
tersenyum.
Michael : kalau kamu
mau lanjut dimana ? aku tebak pasti kamu mau lanjut di jurusan tehnikkan…tehnik
mengejar cinta aku maksudnya *tertawa*
Angel : *ikut tertawa*
apaan sih ada ada saja kamu. Aku itu mau lanjut di kedokteran terus nanti kalau
kamu sakitkan ada aku , aku bakal jadi dokter kamu jadi kalau kamu sakit nga
perlu deh susah-susah periksa di dokter ka ada aku.*sambil tersenyum manis*
Michael:*tersenyum dan
mengusap kepala angel gemas*
(keluar dari
panggung, penata panggung langsung
menggganti latar, jadi latar dalam rumah michael)
Michael mengajak Angel ke rumah dia dan Angel
setuju.
Saat sampai di depan rumah, Angel tampak ragu
dan Michael melihat mimik muka pacarny itu.
Michael : kamu gapapa?
Angel : *tampak ragu* bagaimana kalau mama
kamu gasuka dengan aku?
Michael : *tertawa kecil sembari menepuk
pundak Angel* “kamu adalah gadis pilihanku, mamaku akan menyukaimu.
Angel tersipu malu dan akhirnya masuk ke dalam
rumah
Michael sembari mencari ibunya : mamaa ada
tamunih
Ibu Michael pun muncul dari dapur : eh Miki sayang, ini siapa?
Cantik sekali
Michael tertawa dan Angel malu
Michael : kenalin ma ini Angel, pacar aku
Angel memberikan tangannya dan bersalaman
dengan mama Michael
Angel : senang bertemu dengan tante
Ibu michael : ahh anak yang santun, senang bertemu denganmu juga.
Mari kalian duduk, mama sudah masak makanan kesukaan kamu Miki, Angel juga
ikutan makan yuk. Didalam sudah ditunggu kakak dan papanya michael.
Michael : yuk. *menggenggam tangan Angel*
Angel pun bertatapan langsung dengan keluarga
kecil Michael. Awalnya sedikit ragu, namun Angel mulai beradaptasi dengan
keluarga Michael.
Charissa : Jadi? Ini yang namanya Angel? Oh.
Aku banyak mendengar tentang kamu dari Michael.
Angel : ah benar kak.
Charissa : Panggil saja Kak Charissa.
Angel : *mengangguk*
Charissa : jangan terlalu tegang denganku,
bersikaplah seperti Michael, okay ?
Angel : baik kak.
( keluar dari
panggung, )
(baju terganti)
Di saat seminggu setelah kelulusan.
Angel diterima disebuah universitas yang
bagus, dan Michael pun akan pergi meninggalkan keluarga besok.
Charissa : Michael. Aku sudah mengurus
semuanya, aku harap kau tidak mengecewakan kami. Aku berharap besar kepadamu,
ah saat ini kamu sudah lebih tinggi daripada kakakmu ini ya. Menunduklah
sedikit.
Michael : kakak selalu menggodaku *sedikit
membungkuk*
Charissa : *mengusap kepala adiknya* aku hanya
ingin yang terbaik untukmu. Tepatilah janjimu yang kau berikan kepada papa,
mama, aku, dan juga Angel. Jadilah kapten yang baik untuk kami semua, doaku
selalu menyertaimu Michael.
Michael : kakak jangan membuatku sedih.
Ke esokkan harinya.
Michael : mama,
papa. Aku membutuhkan doa kalian. Aku pergi.
Beberapa bulan kemudian, Michael pun mengisi
hari harinya dengan teman2 yang sejalan dengannya, merasakan
kehidupan militer, kedisiplinan, belajar menjadi seorang pria yang tangguh, dan
cekatan. Di sinilah tempatnya, sekolah yang sesuai dengan cita-citanya. Sekolah
yang mengedukasikan tentang pelayaran, di didik secara tegas (Sekolah tinggi
ilmu pelayaran)
(narator membaca diatas), (latar masih didalam rumah)
Michael sesekali berkunjung ke rumah keluarga
untuk mengetahui kabar orang tua dan saudaranya.
Michael : Mama, Papa, Kakak. Aku pulang.
Ibu : eh miki sudah pulang ? mama kangen sama
kamu.
Michael : aku juga. Tapi mana papa? Kakak
dimana?
Ibu : papa masih sibuk dikantor dan kakak
bakal pulang dari kantor sekitarr, ah sekarang
Charissa dengan santai memasuki rumahnya
dengan wajah lesu, tatapannya mengarah ke arah adiknya itu dan seketika wajah
lesunya berubah menjadi sedikit bersemangat. Mereka saling melepaskan kerinduan
hingga larut malam.
23:00,-
Charissa : Bagaimana disana ? lancar saja kan
? *sembari memperhatikan adiknya yang sesekali mengusap pundak dan lengannya*
kenapa kamu? *menarik adiknya dan memeriksa pundak dan lengan adiknya* kok
lebam gini ? sampai biru juga, kamu kenapa ?
Michael : anu kak, aku jatuh pas pelatihan.
Charissa : bukan. Ini seperti bekas pukulan.
Bukan jatuh, kamuu
Michael : kak, aku ngantuk. Besok aku harus
balik lagi ke asrama. *mengusap rambut kakaknya* jangan khawatir, aku anak yang
kuat kak.
Charissa menghela
nafas dan mengangguk.
Di sisi lain Angga, yaitu senior yang paling
ditakuti oleh para taruna tingkat 1 di STIP mengobrol dengan Senior 2 (Kevin)
dan Senior 3 (Wahyu)
Angga : eh lu berdua, malam ini ada kerjaan
gak? Bagaimana kalau kita jahilin anak tingkat 1 ?
Kevin : oh gua sih boleh boleh saja, berhubung
gua gak ada kerjaan ini malam
Wahyu : gua suka ini yang ginian, ayolah.
Angga : malam ini kumpul jam 12 malam di
lantai 2 , dikamar taruna tingkat 1.
Kevin & Wahyu
: ok, sip
Pukul 00:00 Dini hari
Angga : *menggedor pintu dikamar 205* eh kamu
yang di dalam, bangun. Kalau tidak saya dobrak pintu ini.
Pintu pun terbuka setelah cukup lama. Tampak
Rey (teman sekamar Michael) yang masih tampak mengantuk dan berwajah lusuh.
Rey : siap? Bisa saya bantu ? *berbicara dengan tegas*
Angga : kamu ini, senior ketuk pintu lama
sekali dibukanya. Kamu pikir tidak sakit apa tangan saya. *menggebrak pintu
kamarnya dengan keras*
Di sisi lain Michael yang sedang berjalan
jalan, mendengar suara keributan dari arah kamarnya pun langsung menghampiri
keributan tersebut.
Angga : *menarik kerah baju rey dan ingin
mengarahkan pukulan tersebut kearah rey*
Michael : *menahan tangan angga*
Angga : HEY!!!! Berani sekali kamu. *beralih menampar Michael*
mau jadi jagoan kamu HAH??!!! *Memukul bagian perut Michael?’*
Michael : ‘BUGH’ *menahan rasa sakit dan tidak
melawan* *menerima pukulan bertubi tubi dari angga* saya mohon *memegang lengan
angga* hentikann..*terjatuh dan lemas* *wajah terus ditampari*
Angga : ini hukuman buat anak yang sok jago.. * pukul lebih
kuat lagi *
Kevin : angga gua mau coba. *memukul bagian perut michael*
Wahyu : gua juga *menendang bagian perut michael dengan
kuat*
Michael : *tidak sadarkan diri*
Kevin : eh dia gak bangun, angkat woy.
Mereka berempat pun mengangkat michael
termasuk rey. Diam- diam rey memanggil petugas piket, rey berlari dan menuju
post piket di luar.
Rey : tolong, teman saya sekarat. *dengan
panik dan memohon* tolong .
Petugas piket : dimana? Baiklah saya akan
kesana memeriksanya.
Rey bergetar dan
ketakutan, bagaimana nasib temannya saat ini ? rey menatap kearah jarum jam
yang menunjuk angka 01:40 (bunyi musik detak jantung/bunyi mesin pemeriksa
jantung )
(setelah diperiksa, langsung diangkat keluar)
(mey dan 3 dokterlainnya masuk ketengah
panggung dengan membawa meja dorong, michael berbaring diatasnya, asisten
dokter masuk membawa alat pengejut jantung, mey melakukan pengejutan jantung 3
kali. Setelah ketiga kalinya mencoba, lampu sorot langsung menyinari tengah
panggung yang redup, dan suara,) *mey,tisa,ricautsar
Berselang beberapa menit, kini telah memasuki
jam 02:00 Dini hari.
Dokter melaporkan bahwa michael telah
menghembuskan nafas terakhirnya. Tak lama kemudian datanglah beberapa polisi
dan dokter untuk mengautopsi jenazah
michael dan menyelidiki sebab kematian michael di TKP . Dan jenazah michael
dibawa ke rs oleh 2 perawat.
(Dokter dan polisi 1 melaporkan ke perawat 1)
Dokter : kami menemukan beberapa lebam di
tubuh korban dan luka memar di bagian rahangnya, sejauh ini kami memeriksa
bagian dalam tubuh korban dan menemukan kerusakan pada area ulu hatinya
Polisi 1 : kami
juga menemukan beberapa sidik jari pelaku pada tubuh korban dan beberapa di
titik lainnya.
Pukul 03:35
“drrrrrrtttt drrrrrtttt” (suara telepon
berbunyi)
Perawat 1 : “selamat pagi, dengan saudara
Charissa sebagai wali dari ananda Michael ?”
Charissa : Ya saya sendiri, ada apa?
Perawat 1: “kabar duka menimpa Anda, Ananda
Michael telah wafat pada pukul 02:00, saya turut berduka.”
Charissa yang tampak terkejut dengan
pernyataan seseorang di sana, diam dan mematung.
Charissa : tidak, adik saya baik-baik saja. Dia
berjanji akan segera pulang, mana mungkin dia wafat. Jangan bercanda loh.
Charissa memutuskan pembicaraan tersebut, dan
memberitahu ibunya . Semua tampak syok dan tidak percaya. Ibu terus menangis
dan beberapa kali pingsan. Charissa hanya duduk diam dan memijat pelipisnya.
Pukul 07:08
Angga, Kevin, dan Wahyu pun di tangkap dan
disuruh memberi keterangan pasal kematian Michael, sementara itu Charissa dan
ibunya hanya duduk dihadapan jenazah sang adik dengan wajah yang pucat dan mata
yang sembab..
Polisi 1 : kalian itu seharusnya jadi contoh
dan panutan.
Polisi 2 : tingkat 2 tapi sikap masih kayak
anak-anak, memalukan STIP
Polisi 3 : kamu itu anak pelayaran, bukan anak
preman.
Polisi 2 : kembali ke SMP dulu sana. Sudah
seharusnya dewasa malah kayak anak anak.
Polisi 1 : lihat itu akibatnya. Kamu tidak
kasihan sama keluarganya?
Charissa dan Ibunya di tuntun oleh seorang
polisi lainnya menghadap ke para pelaku dan duduk dihadapan mereka yang duduk
melantai.
Charissa : kenalkan saya kakak dari taruna
tingkat 1 yang kalian renggut, tataplah saya seperti kalian menatap adik saya.
Saya tidak akan melakukan apapun terhadap kalian. Melihat kalian tertunduk
seperti melihat wujud adik saya yang seperti ini terhadap saya, mungkin dia
juga melakukan itu terhadap kalian seniornya, saya bingung, dia satu satunya
adik saya. Dialah satu satunya harapan saya. Dia juga memiliki mimpi seperti
kalian, mimpi yang harus dicapai, dan angan angan yang belum ia wujudkan.
Dimana hati nurani kalian? Apa keuntungan ini semua? Mengapa harus adik saya?
Apa salahnya ? *meneteskan airmata* berbicaralah kalian kepada saya, bicaralah
kalian seperti kalian berbicara kepada adik saya.
Dada
charissa terasa sesak dan menatap para pelaku yang tertunduk.
Charissa : di mana letak kewibawaan seorang
senior ? adik saya hanya ingin sukses. Hanya itu keinginan kecilnya yang dia
dambakan, semoga adik saya yang terakhir dan tak ada lagi michael yang lainnya yang
bernasib sama.
Ibu michael : kenapa kalian melakukan hal ini
kepada michaelku? Apa salah anakku pada kalian? Kenapa kalian jahat sekali
padanya? Dia itu anak yang baik, apa salahnya dia? Dia hanya ingin mengejar
mimpinya ,dia bahkan tak pernah mengeluh dan selalu membangga-banggakan
seniornya. Kenapa? *meneteskan air mata*
kenapa harus anakku?Apa, tanpa kekerasan hidup kalian ini tidak berguna? Coba
jelaskan kepada saya.
Angga Kevin dan wahyu
hanya tunduk dan duduk terdiam tak bisa berkata-kata .
Charissa dan Ibunya pun meninggalkan ruangan tersebut.
Disisi lain, Angel
yang telah mendengar kabar ini pun segera pergi menemui cintanya yang sudah
terbaring tak bernyawa. Semuanya terlambat, seketika pikirannya buyar. Dia
hanya memikirkan kekasihnya itu selama diperjalanan.
~~~~~~
Musik terputar, sebelum Angel berlutut di depan makam michael~~~~~~~~
Angel : *berjalan kearah makam michael* kamu
tidurnya pulas banget? Mimpiin aku honey! Aku gak nangis kok Cuma sedih saja,
tapi aku janji itu semua gak bakalan lama. Aku sayang sama kamu, ohiya kamu gak
lupakan ? kemarin itu hari kita, tapi kok kamu
ninggalin aku kemarin? Tapi aku gak marah. Kamu gak boleh sedih ataupun
nangis, aku mau kamu tetap senyum disana, gak apa apa kok kalau kita LDR-an
lagi, ini bukan LDR-an biasa, melainkan LDR-an dunia – akhirat. *mencium
bingkai foto yang terletak di depan nisan michael
~~~~
Angel improv sekitar 2 menit, *musik sedih~~~~~~~
@ kantor polisi
Polisi 1 : sesuai kasus yang kami selidiki,
apa motif kalian melakukan tindak kekerasan terhadap korban ?
Angga : saya melakukan ini karena saya awalnya
berniat untuk menjahili taruna tingkat 1
Sembari mengetik di laptopnya semua penjelasan
angga . tampak disebelahnya polisi2 sedang meminta penjelasan dari kevin
Polisi 2 : atas dasar apa kamu melakukan
tindak kejahatan ini?
Kevin : anu...anu itu pak.. itu anu
Polisi 2 : anu anu apanya ? nama sama
penampilannya saja yang bagus tapi akhlaknya nol besar
Kevin : sebenarnya saya hanya ikut-ikutan
perintah angga karena saya juga takut sama angga dan saya juga awalnya merasa
wajar melakukan ini agar terlihat lebih terpandang oleh junior saya tetapi saya
tak menyangka akan terjadi hal seperti ini .
dan disamping itu wahyupun diintrogasi
Polisi 3 : apa tujuan kamu melakukan kejahatan
kepada almarhum michael ?
Wahyu : saya tak memiliki tujuan dan maksud
tertentu melakukan semua ini, tapi saya hanya melakukan perintah angga dan
tanpa saya sadari saya telah melakukan
kejahatan ini terhadap michael yang berawal kami hanya ingin menjahilinya dan
junior lainnya .
Setelah mengiintrogasi dan mengetahui berbagai
pengakuan para tersangka, petugas kepolisian telah mengambil keputusan yang
sesuai dengan apa yang telah dilakukan para tersangka pada korban
Polisi 1 : sesuai dengan pengakuian dari
kalian semua , kalian dikenakakan pasal 170 KUHP tentang sangsi hukum bagi
pelaku kekerasan yang didalamnya adalah gabungan pasal 351 KUHP tentang
penganiayaan dan pasal 55 KUHP tentang turut serta melakukan perbuatan
kekerasan
Polisi 2 : dan sodara angga, Anda dikenakan hukum
penjara selama 8 tahun atas dasar kekerasan yang mengakibatkan seseorang terbunuh
Polisi 3 : untuk kalian berdua dikenakan
hukuman penjara selama 6 tahun atas dasar ikut serta dalam kasus pembunuhan .
@rumah michael
Selang beberapa waktu , tibalah saatnya di
kediaman michael . banyaknya tamu serta keluarga dan kerabat michael .Juga
banyak wartawan yang meliput kediaman michael dan mewawancarai beberapa
kerabatnya
Reporter : yah pemirsa, saya
sekarang berada di rumah korban STIP alm. Michael dan disamping saya ini adalah
teman dari korban yang telah diketahui bahwa beliau berada di tempat kejadian
pada saat itu.
Reporter : selamat siang mas, saya turut
berduka atas kejadian yang menimpa anda dan almarhum michael . bolehkah saya
bertanya bagaimana kronologi kejadian pada saat tewasnya alm. Michael ?
Rey : jadi saya ini sebenarnya tidak bisa
menjelaskan secara detail. saya hanya bisa menjelaskan segelintir saja kejadian
tersebut . malam itu saya tengah tertidur dan tiba-tiba saja pintu kamar kami digedor dengan kasar
oleh senior kami ,dan pada waktu
itu senior tiba-tiba berlaku kasar pada saya . Saat itu mungkin saya yang akan mati jika michael
tidak datang menolong saya dari
hantaman senior . hanya itu saja yang bisa saya katakan
saat ini. *Suara agak diperbesar
Reporter : baiklah, terima kasih atas info anda
Disisi lain angel terlihat sedang menenangkan ibu Michael di temani oleh
charissa kakak michael yang sedang besedih
Angel : tante…yang sabar yah. Semua ini pasti ada hikmahnya, mungkin ini
adalah keputusan tuhan yang terbaik untuk Michael. Jangan bersedih, pasti
Michael takkan bisa tenang disana memikirkan tante yang seperti ini sekarang.
Kita hanya perlu mendoakannya dari sini, agar dia mendapat tempat terbaik
dialam sana
Ibu Michael : ya
kamu benar nak tapi kami tidak menyangka bahwa dia akan pergi secepat ini .iya nak,
terima kasih kamu memang benar *sambil
menhapus air matanya*. Mungkin inilah jalan yang terbaik untuk Michael, semoga
dia tenang disana dan mendapatkn tempat yang indah disisiNya.
Charissa :iya, makasih yah angel atas semuanya. Tak salah adikku memilih
kamu, adikku sangat beruntung memiliki kamu dalam hidupnya yang singkat.
Angel : tidak kak, malah aku yang beruntung memiliki Michael *sambil
tersenyum manis dan menghembuskan napas lega* dia begitu baik dan perhatian,
tak pernah mengeluh,selalu memiliki semangat yang luar biasa juga pengertian
*matanya mulai berkaca-kaca saat memikirkan Micheel*
Charissa yang melihat angel lansung berusaha mencairkan keadaan
Charissa : ah iya, ibu… ingat tidak saat michael pernah bercerita saat dia ospek sma?
katanya ada cewek cantik yang bacain surat cinta ke dia terus mukanya ampe merah
gitu. *tertawa*
Angel : ah masa sih kak *dengan wajah merona* jadi malu
Charisa : *tertawa* nga usah malu gitu
Ibu Michael yang ada disitu hanya tersenyum,
melihat tingkah anaknya, charissa yang sedang kekasih adiknya itu.
Hari,bulan dan tahun telah berlalu. Dan tak terasa 6 tahun telah
berlalu, saatnya bagi Kevin dan wahyu dibebaskan dari penjara
@kantor polisi
Polisi 2 : sekarang saudara Kevin dan wahyu anda sudah bebas dan bisa
melakukan aktivitas secara normal kembali Karena masa hukuman penjara anda
telah usai tetapi ingat jika kalian melakukan hal yang seperti itu lagi pintu
penjara ini akan selalu terbuka untuk kalian. Mengerti?
Kevin : baik pak saya mengerti saya tak akan melakukan kesalahan yang
sama dan berjanji tak akan membuat masalah lagi untuk kedua kalinya
Wahyu hanya mengangguk tanda setuju dengan apa yang dikatakan oleh
polisi dan sahabatya itu
Polisi 3 : baiklah kalian sudah bisa bebas, barang-barang kalian saat pertama
masuk kesini ada disebelah sana dan selamat atas kebebasan kalian.
Kevin dan wahyu : iya terima kasih banyak pak.
Polisi 2 an 3 : iya sama-sama
Dan 2 tahun kemudian saatnya bagi angga keuar dari jeruji besi yang
telah menemani hidupnya selama 8 tahun
Polisi 1: saudara angga sekarang anda sudah bisa bebas dan ingat! Jangan
melakukan perbuatan yang dapat membuat kamu terjerumus ke penjara lagi. Dan
satu lagi anda bisa mengmbil barang-barang anda di sebelah sana *menunjuk barang2
angga* juga diluar ada 2 orang yang katanya datang untuk menjemput anda
Angga: oh iya terima kasih pak
Angga pun mengambil barangnya dan menemui kedua orang yang katanya ingin
menjemputnya yang ternya orang itu ada sahabat lamanya yang juga pernah bersama
dengannya diblik jeruji besi yang dingin itu
Kevin : hai angga lama tak jumpa bagaimana kabarmu?
Angga : hai , lumayan
Wahyu : sekarang kau ingin kemana ? bagaimana kalau kamu ikut kami?
Angga : memangnya kalian o;’ingi kemana?
Kevin : hanya ingin mengunjungi makam junior kita Michael
Angga : kalau begitu aku ikut denga kalian
Sesampainya di makam Michael , mereka semua duduk dan tertunduk dihadapan
makam sang junior
Angga : maaf kan kami Michael, mungkin kesalahan kami terlalu besar tapi
percayalah aku menyesal melakukan ini kepada dirimu
Wahyu: iya kami disini datang untuk menjenguk mu . dan mengucapkan maaf
sebesar-besarnya atas apa yang kami perbuat padamu.
Kevin: walaupun mungkin kamu tak bisa menjawab kami tapi kumohon terima
permintaan maaf kami Michael dan kami doakan semoga kamu bisa tenang disana.
Angga dan Kevin : amin…
Setelah itu merekapun pamit kepada Michael dengan perasaan yang lega
karena telah mengungkapkan rasa penyesalan yang selama ini tak tertahankan .
THE END

0 Comments