![]() |
| Sumber: www.nu.or.id |
1. Mengisi dengan
Aktifitas Produktif
Untuk dapat mengelola hawa nafsu maka salah satu caranya
adalah dengan tidak mendekati hal-hal yang dapat membuat kita melakukan hal
yang membatalkan puasa tersebut. Untuk itu, kita harus mengisi aktivitas dengan
hal-hal yang produktif, tidak berdiam diri, melamun atau pikiran kosong apalagi
mendekati hal yang membatalkan puasa atau mengeluarkan hawa nafsu kita.
Dengan melakukan aktifitas produktif kita bisa mengalihkan
dorongan hawa nafsu. Apa yang kita pikirkan dan apa yang kita rasakan
teralihkan dengan fokus yang beralih.
2. Tidur Lebih Baik
dibanding Bermaksiat
Dalam sebuah hadist Rasulullah pernah menyampaikan bahwa
ketika bulan Ramadhan tidur seseorang pun bisa mendapatkan pahala kebaikan. Hal
ini tentu baik karena menjauhkan dari kemaksiatan. Akan tetapi dibanding tidur
tentunya ibadah dan amalan yang produktuf lebih baik.
3. Berkumpul dengan
Orang-Orang Shaleh
Berkumpul dengan orang-orang shaleh adalah hal yang bisa
mengondisikan diri kita secara praktis untuk mengalihkan diri dari dorongan
hawa nafsu. Dengan berkumpul bersama orang-orang shaleh kita akan berdiskusi,
berinteraksi, dan juga melakukan aktifitas yang juga mengandung kebaikan.
Bersama dengan orang shaleh, kita juga bisa meningkatkan
Hubungan Akhlak Dengan Iman Islam dan Ihsan, Akhlak Dalam Islam, Hubungan
Akhlak dengan Iman, Cara Meningkatkan Akhlak, dan memahami Tasawuf Akhlaki lewat diskusi
yang terjalin bersama.
Berkumpul bersama orang-orang shaleh tentunya membuat kita
juga terdorong dan lebih semangat untuk mengisi aktifitas kebaikan. Dengan
mereka juga kita akan saling mengingatkan dan saling menjaga dalam nilai-nilai
islam. Dengan begitu, kemaksiatan atau hawa nafsu tentunya akan terhalang oleh
kebersamaan dengan orang-orang shaleh.
4. Membuat Target Selama
Bulan Ramadhan
Untuk bisa mengalihkan atau menahan hawa nafsu, maka
hendaknya kita membuat target selama bulan ramadhan. Dengan target atau tujuan
yang dimiliki kita akan lebih fokus pada hal target tersebut dibanding dengan
apa yang kita inginkan atau dorongan hawa nafsu yang hadir.
5. Mendalami penyebab
nafsu susah dikontrol
Terkadang, ketidakmampuan dalam mengontrol nafsu seksual
bisa disebabkan dalam kondisi tertentu. Tidak hanya bulan puasa, dalam
keseharian kita terkadang merasa kesulitan untuk mengontrol gairah seksual.
Sebaiknya, lakukan terapi dengan ahli untuk mengetahui akar
permasalahan. Terapi membantu kita untuk mengetahui tujuan hidup. Dengan
begitu, kita berfokus mengejar tujuan, sehingga dapat mudah mengontrol diri.


0 Comments